Proofil_Yhanto_Ashter

Foto saya
tangerang, banten, Indonesia

Senin, 12 Februari 2018

KONSEP MOL 


     Dalam kehidupan sehari-hari yang sering ditemukan tentang mol adalah satuan jumlah, satuan massa dan satuan volume. Oleh karena itu, yang sering kita mengetahui tentang satuan jumlah seperti : (Lusin, gross, kodi, dll), satuan massa seperti : (gram, kilogram, ons, kwintal, dll) dan satuan volume seperti : (miliLiter, Liter, dm3, dll). 
     Satuan yang biasa sering diterapkan terutama dalam bidang kimia adalah satuan yang disebut mol.  Satuan mol adalah satuan dasar SI dan menjadi salah satu satuan yang sering digunakan dalam pengukuran dan perhitungan kimia yang terdapat di stoikiometri. 

Pengertian 
    Konsep mol adalah konsep yang dibuat untuk menhubungkan hubungan antara suatu massa zat dengan jumlah partikel yang selalu terkandung didalamnya. 

1. Mol sebagai ukuran jumlah partikel 
     Mol dapat didefinisikan sebagai suatu ukuran zat yang didalamnya mengandung 6,02x1023 partikel. Dalam partikelnya dapat berupa atom, molekul dan ion.
Contoh :



Nama Zat
Rumus
Jenis Partikel
Hubungan dengan mol
Besi
Fe
Atom
1 mol Fe = 6,02x1023 atom Fe
Natrium
Na
Atom
1 mol Na = 6,02x1023 atom Na
Air
H2O
Molekul
1 mol H2O = 6,02x1023 molekul H2O
Gula
C12H22O11
Molekul
1 mol C12H22O11 = 6,02x1023 molekul C12H22O11
Natrium Klorida
NaCl
Ion
1 mol NaCl = 6,02x1023 ion Na+ dan ion Cl-
 
 Keterangan : 6,02x1023 disebut bilangan Avogadro (N).

  Dari contoh diatas dapat disimpulkan bahwa setiap 1 mol selalu mengandung jumlah partikel. 
  
2. Mol sebagai ukuran massa zat
    Mol dapat didefinisikan sebagai suatu zat yang didalamnya terdapat massanya sebesar nilai massa Atom Relatif (Ar) atau nilai massa Molekul Relatif  (Mr) dengan satuannya adalah gram. Untuk memahami hubungan mol dengan massa zat maka dapat dilihat beberapa contoh dibawah ini :
Contoh :

Zat
Rumus
Ar/Mr
Hubungan mol dengan massa
Besi
Fe
56
1 mol Fe = 1x56 gram Fe
Karbon
C
12
1 mol C = 1x12 gram C
Air
H2O
18 
1 mol H2O = 1x18 gram H2O
Karbon dioksida
CO2
44
1 mol CO2 = 1x44 gram CO2

   Dari contoh diatas dapat disimpulkan bahwa 1 mol suatu zat akan memiliki jumlah massanya sesuai dengan massa atom relatif  (Ar) dan massa Molekul Relatif (Mr) dengan satuan gram. 

3. Mol sebagai ukuran volume gas
Dalam hubungan mol dengan volume selalu melibatkan Hukum Avogadro. Oleh karena itu, Avogadro berbunyi "gas apa saja yang dapat diukur pada suhu, volume maupun tekanan yang selalu sama dan akan mengandung jumlah partikel yang sama juga. Mol yang dapat didefinisikan bahwa 1 mol apa saja yang diukur suhunya 0oC dan tekanan 1 atm akan memiliki volume sebesar 22,4 L. Untuk memahami hubungan mol dengan volume gas dapat dilihat contoh dibawah ini.
Contoh :

Zat (berwujud gas)      
Keadaan standar
   Hubungan mol dengan gas
Oksigen (O2)
Suhu (0oC) dan tekanan 1 atm
  1 mol gas O2 (0oC ; 1 atm) = 22,4 L gas O2
Karbon dioksida (CO2)
Suhu (0oC) dan tekanan 1 atm
 1 mol gas CO2 (0oC ; 1 atm) = 22, 4 L gas CO2


   Dari contoh diatas dapat disimpulkan bahwa suatu ukuran gas dengan volume 22,4 L dan keadaan 
suhu 0oC beserta tekanan 1 atm atau pada keadaan standar.

4. Hubungan mol dengan molaritas
      Molaritas adalah  salah satu cara untuk menyatakan konsentrasi atau kepekaan suatu larutan. Molaritas juga dapat dinyatakan suatu jumlah mol zat terlarut dalam tiap liter larutan.
    Untuk  melihat antara hubungan mol dengan Jumlah partikel, hubungan mol dengan massa, hubungan mol dengan volume dan hubungan mol dengan molaritas dapat dilihat perbandingannya dibawah ini.


Hasil gambar untuk mol



Keterangan :
 1. Hubungan Mol dengan jumlah partikel.
     X =  Jumlah partikel.
     n = Jumlah mol(mol)
     N = Bilangan avogadro (6,02x1023 )

2. Hubungan mol dengan Massa.
    G = massa (gram)
    n = jumlah mol (mol)
   M = massa molar atau Mr maupun Ar (g/mol)

3. Hubungan mol dengan Volume 
   v = Volume gas (L)
  n = jumlah mol (mol)
V = volume molar (L/mol).

4. Hubungan mol dengan Molaritas.
  M = molaritas (mol/L)
   n =  jumlah mol (mol)
  V = Volume larutan (L)